PHI Zona 9 mencatat capaian signifikan pada semester pertama 2026 dengan menjangkau lebih dari 750 penerima manfaat langsung melalui Program Pelibatan dan Pengembangan Masyarakat (PPM). Fokus program ini mencakup berbagai bidang prioritas yang diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan dan kapasitas masyarakat setempat dalam jangka menengah dan panjang.

Pelaksanaan program di wilayah Zona 9 dilakukan oleh beberapa unit usaha, yaitu PT Pertamina EP (PEP) Sangatta, PEP Sangasanga, PEP Tanjung Field, serta PT Pertamina Hulu Sanga Sanga (PHSS). Bentuk intervensi yang dilaksanakan meliputi aspek ekonomi, pendidikan, kesehatan, lingkungan, infrastruktur, serta penanganan bencana, yang disesuaikan dengan kebutuhan lokal di masing-masing area operasi.
Cakupan program dan sektor pelayanan
Program Pelibatan dan Pengembangan Masyarakat yang dijalankan di Zona 9 mengusung pendekatan multisektoral. Di sektor ekonomi, program diarahkan untuk meningkatkan kemandirian melalui dukungan usaha produktif dan pelatihan keterampilan. Di bidang pendidikan, intervensi difokuskan pada peningkatan akses dan kualitas pembelajaran. Sementara itu, di sektor kesehatan kegiatan menitikberatkan pada peningkatan layanan dasar dan penyuluhan pencegahan penyakit yang relevan dengan kondisi setempat.
Selain itu, perhatian pada lingkungan terlihat dari kegiatan yang berkaitan dengan pengelolaan sumber daya alam dan mitigasi dampak lingkungan. Intervensi pada infrastruktur meliputi perbaikan fasilitas umum dan akses dasar yang mendukung mobilitas serta aktivitas ekonomi masyarakat. Penanganan bencana juga menjadi bagian dari cakupan, diarahkan pada upaya kesiapsiagaan dan penguatan kapasitas lokal untuk merespons risiko bencana.
Pelaksanaan oleh unit usaha Zona 9
Pelaksanaan program oleh PT Pertamina EP (PEP) Sangatta, PEP Sangasanga, PEP Tanjung Field, dan PT Pertamina Hulu Sanga Sanga (PHSS) menunjukkan distribusi kegiatan di beberapa titik operasional Zona 9. Masing-masing unit usaha menyesuaikan jenis intervensi dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat setempat, sehingga program berjalan secara terfokus dan relevan. Sinergi antarunit penting untuk mengoptimalkan capaian dan menjangkau kelompok masyarakat yang beragam.
Jumlah penerima dan dampak langsung
Lebih dari 750 warga tercatat sebagai penerima manfaat langsung dari program PPM di semester pertama 2026. Angka ini mencerminkan penerimaan bantuan maupun partisipasi masyarakat dalam berbagai kegiatan pemberdayaan dan pengembangan. Dampak langsung yang diharapkan meliputi peningkatan keterampilan, perbaikan akses layanan dasar, serta meningkatnya kapasitas komunitas dalam mengelola usaha dan menghadapi risiko lingkungan atau bencana.
Fokus pada ketahanan dan infrastruktur
Pengalokasian perhatian pada aspek infrastruktur dan penanganan bencana menunjukkan upaya meningkatkan ketahanan masyarakat di wilayah operasi Zona 9. Perbaikan fasilitas umum dan penguatan sistem lokal dalam kesiapsiagaan bencana termasuk langkah-langkah yang dimaksudkan untuk menurunkan kerentanan komunitas. Pendekatan semacam ini diharapkan membantu menjaga kontinuitas aktivitas ekonomi dan sosial ketika menghadapi tekanan alam atau kondisi kritis lain.
Pelaksanaan Program Pelibatan dan Pengembangan Masyarakat di Zona 9 pada semester pertama 2026 menegaskan komitmen unit-unit usaha di bawah payung PHI untuk memasukkan aspek sosial dan lingkungan dalam kegiatan operasional. Dengan jangkauan lebih dari 750 penerima manfaat langsung, program ini menjadi salah satu upaya nyata dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di wilayah operasional, sambil terus memonitor relevansi dan efektivitas intervensi yang diberikan.
