Kebakaran TPA Jatiwaringin dilaporkan meluas hingga mencapai sekitar 15 hektare, dan sebanyak 154 warga dilaporkan mengalami infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). Fokus penanganan kini tertuju pada upaya menekan penyebaran api dan mengurangi paparan asap terhadap penduduk sekitar. Di lokasi kejadian, api masih menyala disertai kepulan asap pekat yang menyebarkan bau menyengat ke pemukiman sekitarnya. Kondisi ini memicu kekhawatiran akan dampak kesehatan jangka pendek bagi warga yang terpapar, serta risiko meluasnya kebakaran jika tidak cepat dikendalikan.
Kondisi terkini di lokasi
Luas area yang terdampak dilaporkan mencapai 15 ha. Asap tebal masih terlihat mengepul dari beberapa titik TPA, membuat jarak pandang menurun di sekitar lokasi. Bau tajam yang menyebar ke lingkungan menambah keluhan warga dan meningkatkan kebutuhan perlindungan pernapasan untuk penduduk dan petugas di lapangan.
Upaya pemadaman dan penanganan
Puluhan petugas pemadam kebakaran dikerahkan untuk menaklukkan unggun api dan mencegah perambatan ke area lain. Upaya pemadaman berfokus pada pengendalian titik api utama dan pemisahan bahan yang mudah terbakar, sambil terus memantau arah angin yang dapat mempercepat penyebaran asap.
Dampak kesehatan pada warga
Sebanyak 154 warga dilaporkan mengalami gangguan pernapasan ringan hingga sedang (ISPA) akibat terpapar asap. Keluhan berupa batuk, sesak, dan iritasi saluran napas menjadi laporan umum dari warga terdampak. Penanganan awal mencakup anjuran menghindari paparan langsung, penggunaan masker, dan pemantauan kondisi kesehatan oleh petugas setempat. Kejadian ini masih ditangani, dengan prioritas menekan api dan mengurangi dampak asap terhadap masyarakat sekitar. Warga di sekitar lokasi diimbau tetap waspada terhadap kualitas udara dan mengikuti arahan petugas demi keselamatan bersama.
